Scroll untuk baca artikel
Perikanan

Panduan Lengkap: Pakan Ikan Terbaik untuk Pertumbuhan dan Kesehatan

23
×

Panduan Lengkap: Pakan Ikan Terbaik untuk Pertumbuhan dan Kesehatan

Share this article
Panduan Lengkap: Pakan Ikan Terbaik untuk Pertumbuhan dan Kesehatan

Pakan ikan merupakan bahan makanan yang diberikan kepada ikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Contoh pakan ikan adalah pelet, cacing sutra, dan Artemia.

Pakan ikan memiliki peranan penting dalam pemeliharaan ikan. Pakan ikan yang berkualitas baik dapat meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan. Salah satu perkembangan penting dalam sejarah pakan ikan adalah penggunaan pakan buatan, yang pertama kali dikembangkan pada tahun 1960-an.

Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang jenis-jenis pakan ikan, komposisi nutrisi pakan ikan, dan cara memilih pakan ikan yang sesuai untuk jenis ikan yang dipelihara.

Pakan ikan

Pakan ikan adalah salah satu aspek penting dalam budidaya ikan. Pemberian pakan yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan.

  • Jenis
  • Komposisi
  • Kualitas
  • Kuantitas
  • Waktu pemberian
  • Cara pemberian
  • Penyimpanan
  • Dampak lingkungan
  • Penelitian dan pengembangan

Pemberian pakan ikan harus memperhatikan jenis ikan, ukuran ikan, dan kondisi lingkungan. Pakan ikan yang berkualitas baik mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang, serta bebas dari penyakit dan kontaminan. Pemberian pakan ikan yang tepat dapat meningkatkan efisiensi produksi ikan, mengurangi biaya pakan, dan menjaga kesehatan ikan.

Jenis

Jenis pakan ikan sangat beragam, tergantung pada jenis ikan, ukuran ikan, dan kondisi lingkungan. Pemilihan jenis pakan ikan yang tepat sangat penting untuk memastikan ikan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan yang optimal.

Jenis pakan ikan dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber bahan baku, bentuk fisik, dan kandungan nutrisinya. Berdasarkan sumber bahan baku, pakan ikan dapat dibedakan menjadi pakan alami dan pakan buatan. Pakan alami berasal dari sumber hewani (misalnya ikan kecil, udang, cacing) atau sumber nabati (misalnya ganggang, sayuran). Pakan buatan merupakan pakan yang diproduksi secara komersial dan mengandung campuran bahan baku yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ikan tertentu.

Berdasarkan bentuk fisik, pakan ikan dapat dibedakan menjadi pakan pelet, pakan crumble, pakan tepung, dan pakan cair. Pakan pelet merupakan jenis pakan ikan yang paling umum digunakan, karena mudah diberikan dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Pakan crumble merupakan pakan yang lebih kecil dari pelet, cocok untuk ikan berukuran kecil atau ikan yang baru menetas. Pakan tepung merupakan pakan yang sangat halus, cocok untuk ikan yang masih sangat kecil atau ikan yang memiliki saluran pencernaan yang sensitif. Pakan cair merupakan pakan yang diberikan dalam bentuk cairan, biasanya digunakan untuk ikan yang masih sangat kecil atau ikan yang tidak mau makan pakan padat.

Berdasarkan kandungan nutrisinya, pakan ikan dapat dibedakan menjadi pakan lengkap dan pakan tambahan. Pakan lengkap mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan ikan, sehingga dapat diberikan sebagai pakan tunggal. Pakan tambahan merupakan pakan yang diberikan untuk melengkapi pakan lengkap, biasanya mengandung nutrisi tertentu yang dibutuhkan ikan dalam jumlah yang lebih tinggi.

Pemilihan jenis pakan ikan yang tepat sangat penting untuk memastikan ikan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Pemberian pakan ikan yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan.

Komposisi

Komposisi pakan ikan merupakan faktor penting yang menentukan kualitas dan efektivitas pakan tersebut. Komposisi pakan ikan harus sesuai dengan kebutuhan nutrisi ikan, yang bervariasi tergantung pada jenis ikan, ukuran ikan, dan kondisi lingkungan.

Komposisi pakan ikan yang baik harus mengandung semua nutrisi esensial yang dibutuhkan ikan, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Nutrisi-nutrisi ini diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan ikan yang optimal. Kekurangan nutrisi tertentu dalam pakan ikan dapat menyebabkan masalah kesehatan, pertumbuhan terhambat, dan bahkan kematian.

Sebagai contoh, pakan ikan untuk ikan karnivora seperti ikan lele harus tinggi protein, sedangkan pakan ikan untuk ikan herbivora seperti ikan mas harus tinggi karbohidrat. Pakan ikan untuk ikan yang hidup di air dingin harus mengandung lebih banyak lemak untuk menjaga suhu tubuh ikan.

Memahami komposisi pakan ikan sangat penting untuk memilih pakan ikan yang tepat untuk jenis ikan yang dipelihara. Pemberian pakan ikan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi ikan dapat meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan.

Kualitas

Kualitas pakan ikan merupakan faktor yang sangat penting dalam budidaya ikan. Pakan ikan yang berkualitas baik akan memberikan nutrisi yang cukup dan seimbang untuk pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan ikan yang optimal. Sebaliknya, pakan ikan yang berkualitas buruk dapat menyebabkan masalah kesehatan, pertumbuhan terhambat, dan bahkan kematian ikan.

Kualitas pakan ikan ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain komposisi nutrisi, bahan baku yang digunakan, dan proses produksi. Komposisi nutrisi pakan ikan harus sesuai dengan kebutuhan nutrisi ikan, yang bervariasi tergantung pada jenis ikan, ukuran ikan, dan kondisi lingkungan. Bahan baku yang digunakan untuk membuat pakan ikan harus berkualitas baik dan bebas dari penyakit dan kontaminan. Proses produksi pakan ikan juga harus dilakukan dengan baik untuk memastikan bahwa pakan ikan memiliki kualitas yang baik dan aman untuk dikonsumsi ikan.

Salah satu contoh nyata dari kualitas pakan ikan adalah penggunaan pakan buatan dalam budidaya ikan. Pakan buatan merupakan pakan ikan yang diproduksi secara komersial dan mengandung campuran bahan baku yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ikan tertentu. Pakan buatan memiliki kualitas yang lebih terjamin dibandingkan dengan pakan alami, karena bahan baku dan proses produksinya dapat dikontrol dengan lebih baik. Penggunaan pakan buatan telah terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan.

Memahami hubungan antara kualitas dan pakan ikan sangat penting untuk keberhasilan budidaya ikan. Pemberian pakan ikan yang berkualitas baik dapat meningkatkan efisiensi produksi ikan, mengurangi biaya pakan, dan menjaga kesehatan ikan. Sebaliknya, pemberian pakan ikan yang berkualitas buruk dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan masalah kesehatan pada ikan.

Kuantitas

Kuantitas pakan ikan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan. Pemberian pakan ikan secara berlebihan atau kekurangan dapat berdampak negatif pada ikan. Pemberian pakan secara berlebihan dapat menyebabkan ikan mengalami obesitas, gangguan pencernaan, dan penurunan kualitas air. Sebaliknya, pemberian pakan yang kurang dapat menyebabkan ikan mengalami kekurangan nutrisi, pertumbuhan terhambat, dan penurunan sistem kekebalan tubuh.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menentukan kuantitas pakan ikan yang tepat sesuai dengan kebutuhan ikan. Kebutuhan pakan ikan bervariasi tergantung pada jenis ikan, ukuran ikan, kondisi lingkungan, dan jenis pakan yang digunakan. Misalnya, ikan karnivora umumnya membutuhkan pakan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan ikan herbivora. Ikan yang hidup di air dingin membutuhkan pakan yang lebih banyak dibandingkan dengan ikan yang hidup di air hangat. Pakan buatan umumnya diberikan dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan pakan alami, karena pakan buatan memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi.

Memahami hubungan antara kuantitas pakan ikan sangat penting untuk keberhasilan budidaya ikan. Pemberian pakan ikan yang tepat dapat meningkatkan efisiensi produksi ikan, mengurangi biaya pakan, dan menjaga kesehatan ikan. Sebaliknya, pemberian pakan ikan yang berlebihan atau kurang dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan masalah kesehatan pada ikan.

Waktu pemberian

Waktu pemberian pakan ikan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan. Pemberian pakan ikan pada waktu yang tepat dapat meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi, mengurangi stres pada ikan, dan menjaga kualitas air. Sebaliknya, pemberian pakan ikan pada waktu yang salah dapat menyebabkan ikan mengalami gangguan pencernaan, penurunan kekebalan tubuh, dan pertumbuhan terhambat.

Kebutuhan waktu pemberian pakan ikan bervariasi tergantung pada jenis ikan, ukuran ikan, dan kondisi lingkungan. Misalnya, ikan karnivora umumnya membutuhkan pakan lebih sering dibandingkan dengan ikan herbivora. Ikan yang hidup di air dingin membutuhkan pakan lebih jarang dibandingkan dengan ikan yang hidup di air hangat. Pakan buatan umumnya diberikan pada waktu yang lebih teratur dibandingkan dengan pakan alami, karena pakan buatan memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi.

Memahami hubungan antara waktu pemberian pakan ikan sangat penting untuk keberhasilan budidaya ikan. Pemberian pakan ikan pada waktu yang tepat dapat meningkatkan efisiensi produksi ikan, mengurangi biaya pakan, dan menjaga kesehatan ikan. Sebaliknya, pemberian pakan ikan pada waktu yang salah dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan masalah kesehatan pada ikan.

Cara pemberian

Cara pemberian pakan ikan merupakan faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan. Pemberian pakan ikan dengan cara yang tepat dapat meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi, mengurangi stres pada ikan, dan menjaga kualitas air. Sebaliknya, pemberian pakan ikan dengan cara yang salah dapat menyebabkan ikan mengalami gangguan pencernaan, penurunan kekebalan tubuh, dan pertumbuhan terhambat.

Ada beberapa cara pemberian pakan ikan yang umum digunakan, antara lain:

  • Pemberian pakan manual: Cara ini dilakukan dengan menaburkan pakan ikan langsung ke dalam kolam atau wadah pemeliharaan ikan.
  • Pemberian pakan otomatis: Cara ini dilakukan dengan menggunakan alat pemberi pakan otomatis yang akan menaburkan pakan ikan pada waktu yang telah ditentukan.
  • Pemberian pakan dengan tangan: Cara ini dilakukan dengan memberikan pakan ikan langsung ke mulut ikan menggunakan tangan.

Pemilihan cara pemberian pakan ikan yang tepat tergantung pada jenis ikan, ukuran ikan, kondisi lingkungan, dan jenis pakan yang digunakan. Misalnya, ikan karnivora umumnya membutuhkan pakan yang diberikan secara lebih sering dibandingkan dengan ikan herbivora. Ikan yang hidup di air dingin membutuhkan pakan yang diberikan lebih jarang dibandingkan dengan ikan yang hidup di air hangat. Pakan buatan umumnya diberikan dengan cara pemberian pakan otomatis, karena pakan buatan memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi.

Memahami hubungan antara cara pemberian pakan ikan sangat penting untuk keberhasilan budidaya ikan. Pemberian pakan ikan dengan cara yang tepat dapat meningkatkan efisiensi produksi ikan, mengurangi biaya pakan, dan menjaga kesehatan ikan. Sebaliknya, pemberian pakan ikan dengan cara yang salah dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan masalah kesehatan pada ikan.

Penyimpanan

Penyimpanan pakan ikan merupakan salah satu aspek penting dalam budidaya ikan. Penyimpanan pakan ikan yang baik dapat menjaga kualitas pakan ikan dan mencegah kerusakan pakan ikan. Pakan ikan yang rusak dapat menyebabkan masalah kesehatan pada ikan, pertumbuhan terhambat, dan kematian ikan.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan pakan ikan, antara lain tempat penyimpanan, suhu penyimpanan, dan kelembaban penyimpanan. Tempat penyimpanan pakan ikan harus kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Suhu penyimpanan pakan ikan harus sesuai dengan jenis pakan ikan. Pakan ikan kering harus disimpan pada suhu kamar, sedangkan pakan ikan basah harus disimpan pada suhu dingin. Kelembaban penyimpanan pakan ikan harus rendah untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri.

Contoh nyata dari penyimpanan pakan ikan adalah penggunaan silo pakan ikan. Silo pakan ikan adalah tempat penyimpanan pakan ikan yang terbuat dari bahan kedap udara. Silo pakan ikan dapat menjaga kualitas pakan ikan lebih lama dibandingkan dengan tempat penyimpanan pakan ikan biasa. Selain itu, silo pakan ikan juga dapat memudahkan dalam pemberian pakan ikan.

Memahami hubungan antara penyimpanan dan pakan ikan sangat penting untuk keberhasilan budidaya ikan. Penyimpanan pakan ikan yang baik dapat meningkatkan efisiensi produksi ikan, mengurangi biaya pakan, dan menjaga kesehatan ikan. Sebaliknya, penyimpanan pakan ikan yang tidak baik dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan masalah kesehatan pada ikan.

Dampak lingkungan

Pemberian pakan ikan merupakan salah satu aspek penting dalam budidaya ikan. Namun, pakan ikan juga dapat berdampak negatif terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dampak lingkungan dari pakan ikan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

  • Pencemaran air: Pakan ikan yang tidak termakan oleh ikan akan menumpuk di dasar perairan dan dapat menyebabkan polusi air. Penumpukan pakan ikan dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen terlarut di dalam air, sehingga dapat membahayakan ikan dan organisme air lainnya.
  • Eutrofikasi: Pakan ikan yang mengandung nutrisi tinggi dapat menyebabkan eutrofikasi, yaitu peningkatan kadar nutrisi di dalam air yang dapat memicu pertumbuhan alga dan tumbuhan air secara berlebihan. Pertumbuhan alga dan tumbuhan air yang berlebihan dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen terlarut di dalam air dan mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.
  • Konversi lahan: Produksi pakan ikan, terutama pakan ikan yang berasal dari sumber nabati, membutuhkan lahan yang luas. Konversi lahan untuk produksi pakan ikan dapat menyebabkan deforestasi dan hilangnya habitat alami bagi satwa liar.
  • Emisi gas rumah kaca: Produksi pakan ikan dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca, seperti metana dan karbon dioksida. Emisi gas rumah kaca dapat berkontribusi terhadap perubahan iklim dan pemanasan global.

Dampak lingkungan dari pakan ikan perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian bagi lingkungan dan keberlanjutan budidaya ikan. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan dari pakan ikan adalah dengan menggunakan pakan ikan yang berkualitas baik, memberikan pakan ikan sesuai dengan kebutuhan, dan mengelola limbah pakan ikan dengan baik.

Penelitian dan pengembangan

Penelitian dan pengembangan (litbang) merupakan aspek penting dalam pakan ikan karena dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi pakan, serta mengurangi dampak lingkungan dari budidaya ikan. Litbang pakan ikan mencakup berbagai bidang, antara lain:

  • Bahan baku alternatif: Penelitian dilakukan untuk mencari sumber bahan baku alternatif yang dapat digunakan dalam pembuatan pakan ikan, seperti penggunaan tepung ikan dari ikan non-konsumsi atau penggunaan bahan baku nabati yang lebih berkelanjutan.
  • Nutrisi dan formulasi: Penelitian dilakukan untuk menentukan kebutuhan nutrisi ikan pada setiap tahap pertumbuhan dan mengembangkan formulasi pakan yang optimal untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Teknologi pakan: Penelitian dilakukan untuk mengembangkan teknologi pakan baru, seperti pengembangan pakan apung atau pakan yang dapat meningkatkan daya cerna ikan.
  • Dampak lingkungan: Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengurangi dampak lingkungan dari pakan ikan, seperti pengembangan pakan yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca atau pakan yang dapat memperbaiki kualitas air.

Litbang pakan ikan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi budidaya ikan. Dengan terus melakukan penelitian dan pengembangan, industri pakan ikan dapat menyediakan pakan ikan yang berkualitas tinggi, ramah lingkungan, dan terjangkau, sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan sektor perikanan secara berkelanjutan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Pakan Ikan

Bagian Tanya Jawab (FAQ) ini dirancang untuk memberikan jawaban atas pertanyaan umum dan klarifikasi tentang topik pakan ikan.

Pertanyaan 1: Apa itu pakan ikan?

Pakan ikan adalah makanan yang diberikan kepada ikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Pertanyaan 2: Apa saja jenis pakan ikan?

Jenis pakan ikan sangat beragam, tergantung pada jenis ikan, ukuran ikan, dan kondisi lingkungan. Jenis pakan ikan dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber, bentuk fisik, dan kandungan nutrisinya.

Pertanyaan 3: Apa komposisi pakan ikan yang baik?

Komposisi pakan ikan yang baik harus mengandung semua nutrisi esensial yang dibutuhkan ikan, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara memilih pakan ikan yang tepat?

Pemilihan pakan ikan yang tepat sangat penting untuk memastikan ikan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Pemberian pakan ikan yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan.

Pertanyaan 5: Apakah pakan ikan dapat berdampak pada lingkungan?

Ya, pemberian pakan ikan secara berlebihan atau tidak tepat dapat berdampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran air, eutrofikasi, dan emisi gas rumah kaca.

Pertanyaan 6: Apa saja tren terbaru dalam penelitian pakan ikan?

Penelitian pakan ikan saat ini difokuskan pada pengembangan bahan baku alternatif, peningkatan nutrisi dan formulasi pakan, pengembangan teknologi pakan baru, dan pengurangan dampak lingkungan dari pakan ikan.

Dengan memahami pertanyaan dan jawaban yang disajikan dalam FAQ ini, pembaca dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pakan ikan dan perannya dalam budidaya perikanan.

Selanjutnya, artikel ini akan membahas secara lebih mendalam tentang dampak lingkungan dari pakan ikan dan upaya yang dilakukan untuk mengatasinya.

Tips Pemberian Pakan Ikan

Pemberian pakan ikan yang tepat sangat penting untuk pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memberi makan ikan dengan benar:

Tip 1: Pilih pakan ikan yang berkualitas baik: Pakan ikan yang berkualitas baik mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan ikan, dan bebas dari penyakit dan kontaminan.

Tip 2: Berikan pakan ikan secara teratur: Ikan harus diberi makan pada waktu yang sama setiap hari, dan jumlah pakan harus disesuaikan dengan jenis ikan, ukuran ikan, dan kondisi lingkungan.

Tip 3: Jangan memberi makan ikan berlebihan: Memberi makan ikan secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan, pertumbuhan terhambat, dan pencemaran air.

Tip 4: Variasikan jenis pakan ikan: Memberi ikan berbagai jenis pakan dapat membantu memastikan mereka mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan.

Tip 5: Berikan pakan ikan sesuai dengan ukuran ikan: Ukuran pakan ikan harus sesuai dengan ukuran mulut ikan.

Tip 6: Beri pakan ikan di tempat yang tenang: Ikan akan lebih mudah memakan pakan di tempat yang tenang dan tidak ramai.

Tip 7: Amati ikan saat makan: Amati ikan saat makan untuk memastikan mereka mendapatkan cukup pakan dan tidak ada masalah kesehatan.

Tip 8: Bersihkan sisa pakan ikan: Sisa pakan ikan yang tidak termakan harus segera dibersihkan dari kolam atau akuarium untuk mencegah pencemaran air.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan ikan Anda mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh sehat dan produktif.

Tips ini merupakan bagian penting dari manajemen pemberian pakan ikan yang efektif, yang pada akhirnya akan berdampak pada keberhasilan budidaya ikan Anda.

Kesimpulan

Artikel ini telah membahas berbagai aspek pakan ikan, mulai dari jenis, komposisi, kualitas, kuantitas, waktu pemberian, cara pemberian, penyimpanan, dampak lingkungan, penelitian dan pengembangan, pertanyaan yang sering diajukan, hingga tips pemberian pakan ikan. Dari pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pakan ikan merupakan faktor penting dalam budidaya ikan karena dapat mempengaruhi pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ikan.

Beberapa poin utama yang saling berkaitan meliputi:

  • Pemberian pakan ikan yang tepat harus mempertimbangkan jenis ikan, ukuran ikan, dan kondisi lingkungan.
  • Pakan ikan yang berkualitas baik mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang, bebas dari penyakit dan kontaminan, serta disimpan dengan baik untuk menjaga kualitasnya.
  • Dampak lingkungan dari pakan ikan perlu dikelola dengan baik melalui penggunaan pakan ikan yang efisien, pengurangan limbah pakan ikan, dan pengembangan pakan ikan yang ramah lingkungan.

Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pemberian pakan ikan yang tepat, pembudidaya ikan dapat meningkatkan efisiensi produksi ikan, mengurangi biaya pakan, menjaga kesehatan ikan, dan meminimalkan dampak lingkungan. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada keberlanjutan dan profitabilitas industri budidaya ikan.

Images References :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *