Scroll untuk baca artikel
Perikanan

Panduan Lengkap Perahu Fiber untuk Budidaya Ikan

20
×

Panduan Lengkap Perahu Fiber untuk Budidaya Ikan

Share this article
Panduan Lengkap Perahu Fiber untuk Budidaya Ikan

Perahu fiber untuk budidaya ikan (kata benda) merupakan jenis perahu yang dibuat dari bahan fiber dan digunakan untuk kegiatan budidaya ikan. Contohnya, seorang pembudidaya ikan bernama Pak Budi menggunakan perahu fiber untuk menebar pakan dan memanen ikan di keramba jaring apung miliknya.

Perahu fiber menjadi pilihan banyak pembudidaya ikan karena memiliki sejumlah keunggulan. Bahan fiber yang kuat dan tahan lama membuat perahu tidak mudah rusak, bahkan saat digunakan di perairan yang bergelombang. Selain itu, bobot perahu fiber yang ringan memudahkan pengoperasian dan pengangkutan.

Pembuatan perahu fiber sendiri merupakan perkembangan penting dalam dunia budidaya ikan. Sebelumnya, pembudidaya menggunakan perahu kayu yang lebih berat dan mudah rusak. Perkembangan teknologi pembuatan perahu fiber telah memberikan solusi yang lebih efektif dan efisien bagi pelaku budidaya ikan.

Perahu fiber untuk budidaya ikan

Aspek-aspek penting yang perlu diperhatikan dalam penggunaan perahu fiber untuk budidaya ikan mencakup:

  • Bahan Baku
  • Konstruksi
  • Ukuran
  • Kapasitas Muat
  • Stabilitas
  • Ketahanan
  • Efisiensi Bahan Bakar
  • Perawatan
  • Biaya

Pemilihan bahan baku yang tepat, seperti fiber berkualitas tinggi, sangat penting untuk memastikan ketahanan dan daya tahan perahu. Konstruksi yang kokoh, dengan desain yang sesuai, akan memberikan stabilitas dan keamanan saat digunakan di perairan. Ukuran dan kapasitas muat perahu perlu disesuaikan dengan kebutuhan budidaya, seperti jumlah ikan yang dipelihara dan ukuran keramba jaring apung. Efisiensi bahan bakar menjadi pertimbangan penting untuk mengoptimalkan biaya operasional. Perawatan yang tepat, seperti pembersihan dan pengecatan rutin, dapat memperpanjang masa pakai perahu. Memahami aspek-aspek ini secara mendalam akan membantu pembudidaya ikan memilih dan menggunakan perahu fiber secara efektif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan budidaya ikan.

Bahan Baku

Bahan baku merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kualitas dan performa perahu fiber untuk budidaya ikan. Bahan baku yang digunakan harus memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi operasional perahu di lingkungan budidaya ikan. Salah satu bahan baku utama yang digunakan untuk pembuatan perahu fiber adalah resin poliester. Resin ini berfungsi sebagai perekat yang mengikat serat fiber dan membentuk struktur perahu yang kuat dan kokoh.

Selain resin, bahan baku lain yang digunakan dalam pembuatan perahu fiber antara lain serat fiber (fiberglass), katalis, dan pewarna. Serat fiber berperan sebagai penguat yang memberikan kekuatan dan kekakuan pada struktur perahu. Katalis digunakan untuk mempercepat proses pengerasan resin, sedangkan pewarna digunakan untuk memberikan warna dan estetika pada perahu.

Pemilihan bahan baku yang tepat dan berkualitas tinggi sangat penting untuk memastikan ketahanan dan daya tahan perahu fiber. Bahan baku yang berkualitas akan menghasilkan perahu yang kuat, tahan terhadap cuaca dan perubahan suhu, serta tidak mudah rusak atau bocor. Hal ini sangat penting untuk menjamin keselamatan dan efisiensi operasional perahu dalam kegiatan budidaya ikan.

Konstruksi

Konstruksi merupakan salah satu aspek penting yang menentukan kualitas dan performa perahu fiber untuk budidaya ikan. Konstruksi yang baik akan menghasilkan perahu yang kuat, kokoh, dan tahan lama, sehingga dapat beroperasi secara efektif dan efisien dalam lingkungan budidaya ikan.

Konstruksi perahu fiber melibatkan beberapa tahap, meliputi pembuatan cetakan, laminasi serat fiber, dan finishing. Cetakan berfungsi sebagai bentuk dasar perahu dan menentukan bentuk akhir perahu. Laminasi serat fiber dilakukan dengan melapisi serat fiber pada cetakan dan merekatkannya menggunakan resin poliester. Proses ini diulang beberapa kali hingga ketebalan dan kekuatan yang diinginkan tercapai. Finishing meliputi pengamplasan, pengecatan, dan pemasangan aksesori seperti tempat duduk dan motor tempel.

Konstruksi yang tepat sangat penting untuk memastikan perahu fiber memiliki kekuatan dan kekakuan yang cukup untuk menahan beban dan tekanan saat digunakan di lingkungan budidaya ikan. Perahu harus mampu menahan bobot ikan, pakan, peralatan, dan awak kapal, serta mampu beroperasi di perairan yang bergelombang atau berarus. Konstruksi yang baik juga akan mencegah kebocoran dan kerusakan, sehingga menjamin keselamatan dan efisiensi operasional perahu.

Dalam praktiknya, konstruksi perahu fiber untuk budidaya ikan dapat bervariasi tergantung pada ukuran, kapasitas, dan jenis kegiatan budidaya. Misalnya, perahu fiber untuk budidaya ikan kerapu yang berukuran besar dan dipelihara di laut lepas membutuhkan konstruksi yang lebih kuat dibandingkan perahu fiber untuk budidaya ikan nila yang berukuran lebih kecil dan dipelihara di kolam atau keramba jaring apung.

Ukuran Perahu Fiber untuk Budidaya Ikan

Ukuran perahu fiber untuk budidaya ikan merupakan salah satu aspek penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih dan menggunakan perahu untuk kegiatan budidaya ikan. Ukuran perahu yang tepat akan memengaruhi kapasitas, stabilitas, efisiensi, dan keselamatan operasional perahu.

  • Panjang

    Panjang perahu menentukan kapasitas muat dan ruang gerak di atas perahu. Perahu yang lebih panjang dapat menampung lebih banyak ikan, pakan, dan peralatan, serta memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi awak kapal.

  • Lebar

    Lebar perahu memengaruhi stabilitas dan keseimbangan perahu di atas air. Perahu yang lebih lebar akan lebih stabil dan tidak mudah terguling, terutama saat membawa beban yang berat atau saat digunakan di perairan yang bergelombang.

  • Kedalaman

    Kedalaman perahu menentukan kapasitas muat dan tinggi bebas di dalam perahu. Perahu yang lebih dalam dapat menampung lebih banyak ikan dan peralatan, serta memberikan tinggi bebas yang cukup bagi awak kapal untuk bekerja dengan nyaman.

  • Bobot

    Bobot perahu memengaruhi kecepatan, efisiensi bahan bakar, dan kemudahan pengoperasian. Perahu yang lebih ringan akan lebih cepat dan efisien bahan bakar, serta lebih mudah dioperasikan dan diangkut.

Dengan mempertimbangkan aspek ukuran secara tepat, pembudidaya ikan dapat memilih perahu fiber yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kegiatan budidaya. Ukuran perahu yang tepat akan memberikan kapasitas yang cukup, stabilitas yang baik, efisiensi yang optimal, dan keselamatan operasional yang terjamin.

Kapasitas Muat

Kapasitas muat merupakan aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam memilih dan menggunakan perahu fiber untuk budidaya ikan. Kapasitas muat menentukan jumlah ikan, pakan, peralatan, dan awak kapal yang dapat ditampung oleh perahu. Kapasitas muat yang tepat sangat penting untuk memastikan keselamatan, efisiensi, dan produktivitas kegiatan budidaya ikan.

Kapasitas muat yang tidak sesuai dapat berdampak negatif pada operasional perahu fiber. Kapasitas muat yang berlebihan dapat menyebabkan perahu menjadi tidak stabil, sulit dikendalikan, dan berisiko tenggelam. Sebaliknya, kapasitas muat yang terlalu kecil akan membatasi jumlah ikan dan peralatan yang dapat diangkut, sehingga mengurangi efisiensi dan produktivitas kegiatan budidaya ikan.

Sebagai contoh, seorang pembudidaya ikan kerapu menggunakan perahu fiber berkapasitas muat 5 ton. Kapasitas muat ini memungkinkan pembudidaya untuk mengangkut sekitar 2.500 ekor ikan kerapu berukuran sedang beserta pakan dan peralatan yang dibutuhkan. Kapasitas muat yang sesuai ini memastikan perahu stabil dan aman saat digunakan di perairan lepas, serta memungkinkan pembudidaya untuk mengangkut hasil panen secara efisien.

Memahami kapasitas muat perahu fiber sangat penting bagi pembudidaya ikan untuk memilih perahu yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan skala kegiatan budidaya. Kapasitas muat yang tepat akan menjamin keselamatan operasional, efisiensi transportasi, dan produktivitas kegiatan budidaya ikan.

Stabilitas

Stabilitas merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam memilih dan menggunakan perahu fiber untuk budidaya ikan. Stabilitas menentukan kemampuan perahu untuk tetap tegak dan seimbang di atas air, sehingga aman dan nyaman digunakan dalam berbagai kondisi perairan.

  • Bentuk Lambung

    Bentuk lambung perahu sangat memengaruhi stabilitas. Lambung yang lebar dan datar akan memberikan stabilitas yang lebih baik dibandingkan lambung yang sempit dan dalam.

  • Distribusi Beban

    Distribusi beban yang tepat sangat penting untuk menjaga stabilitas perahu. Beban harus didistribusikan secara merata di seluruh bagian perahu, tidak hanya di satu sisi atau bagian tertentu.

  • Titik Berat

    Titik berat perahu harus berada pada posisi yang tepat agar perahu tetap stabil. Titik berat yang terlalu tinggi akan membuat perahu mudah terbalik, sedangkan titik berat yang terlalu rendah akan membuat perahu sulit dikendalikan.

Memahami faktor-faktor yang memengaruhi stabilitas perahu fiber sangat penting bagi pembudidaya ikan untuk memilih dan menggunakan perahu yang aman dan nyaman. Perahu yang stabil akan memberikan rasa aman bagi awak kapal, mengurangi risiko kecelakaan, dan memudahkan kegiatan budidaya ikan.

Ketahanan

Ketahanan merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam memilih dan menggunakan perahu fiber untuk budidaya ikan. Ketahanan menentukan kemampuan perahu untuk bertahan dan beroperasi dengan baik dalam berbagai kondisi lingkungan dan operasional.

  • Kekuatan Lambung

    Kekuatan lambung sangat penting untuk menahan beban ikan, pakan, peralatan, dan awak kapal, serta tekanan air dan gelombang. Lambung yang kuat akan mencegah kebocoran dan kerusakan, sehingga menjamin keselamatan dan produktivitas kegiatan budidaya ikan.

  • Tahan Korosi

    Perahu fiber yang beroperasi di lingkungan laut atau air payau harus memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi. Korosi dapat merusak logam dan bagian lain dari perahu, sehingga mengurangi kekuatan dan keawetan perahu.

  • Tahan Cuaca

    Perahu fiber harus mampu menahan berbagai kondisi cuaca, seperti sinar matahari, hujan, dan angin kencang. Cuaca yang ekstrem dapat merusak permukaan dan struktur perahu, sehingga mengurangi estetika dan performa perahu.

  • Tahan Benturan

    Perahu fiber berpotensi mengalami benturan dengan benda lain, seperti keramba, jaring, atau bahkan kapal lain. Ketahanan benturan yang baik sangat penting untuk mencegah kerusakan parah dan menjaga keselamatan awak kapal.

Ketahanan perahu fiber untuk budidaya ikan sangat penting untuk menjamin keselamatan, produktivitas, dan efisiensi kegiatan budidaya ikan. Perahu yang memiliki ketahanan yang baik akan lebih awet, mudah dirawat, dan memberikan rasa aman bagi awak kapal.

Efisiensi Bahan Bakar

Efisiensi bahan bakar merupakan aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam memilih dan menggunakan perahu fiber untuk budidaya ikan. Efisiensi bahan bakar menentukan seberapa banyak bahan bakar yang dibutuhkan perahu untuk beroperasi, yang berdampak pada biaya operasional dan produktivitas kegiatan budidaya ikan.

Perahu fiber yang efisien bahan bakar akan membutuhkan lebih sedikit bahan bakar untuk menempuh jarak yang sama, sehingga mengurangi biaya operasional dan meningkatkan keuntungan. Hal ini sangat penting bagi pembudidaya ikan yang sering melakukan perjalanan jauh untuk mengangkut ikan, pakan, dan peralatan. Selain itu, efisiensi bahan bakar yang baik juga berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca, sehingga lebih ramah lingkungan.

Sebagai contoh, seorang pembudidaya ikan kerapu menggunakan perahu fiber bermesin diesel dengan kapasitas tangki bahan bakar 100 liter. Dengan efisiensi bahan bakar 1 liter per jam, perahu tersebut dapat beroperasi selama 100 jam dengan satu tangki bahan bakar. Hal ini memungkinkan pembudidaya untuk melakukan perjalanan jauh ke lokasi budidaya ikan tanpa perlu mengisi bahan bakar di tengah perjalanan, sehingga menghemat waktu dan biaya.

Memahami efisiensi bahan bakar perahu fiber sangat penting bagi pembudidaya ikan untuk memilih dan menggunakan perahu yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan skala kegiatan budidaya. Efisiensi bahan bakar yang baik akan menghemat biaya operasional, meningkatkan produktivitas, dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.

Perawatan

Perawatan merupakan aspek penting dalam menjaga performa dan memperpanjang usia pakai perahu fiber untuk budidaya ikan. Perawatan yang baik akan memastikan perahu tetap berfungsi dengan baik, aman digunakan, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

  • Pembersihan

    Pembersihan rutin sangat penting untuk menghilangkan kotoran, lumut, dan organisme laut yang menempel pada permukaan perahu. Pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan air bersih, sabun, dan sikat. Pembersihan yang tidak teratur dapat menyebabkan korosi dan kerusakan pada permukaan perahu.

  • Pengecatan

    Pengecatan ulang secara berkala dapat melindungi permukaan perahu dari sinar matahari, air, dan benda-benda tajam. Cat yang digunakan harus sesuai dengan jenis bahan fiber dan lingkungan penggunaan perahu. Pengecatan yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada permukaan perahu dan mengurangi estetika.

  • Pemeriksaan Mesin

    Mesin perahu harus diperiksa dan dirawat secara rutin sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan meliputi penggantian oli, filter, dan pemeriksaan komponen-komponen penting lainnya. Perawatan mesin yang baik akan memastikan performa mesin yang optimal dan mencegah kerusakan yang lebih besar.

  • Perbaikan Kerusakan

    Setiap kerusakan pada perahu, sekecil apapun, harus segera diperbaiki untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. Kerusakan dapat berupa kebocoran, retak, atau penyok. Perbaikan harus dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman menggunakan bahan dan teknik yang tepat.

Dengan melakukan perawatan yang baik, perahu fiber untuk budidaya ikan dapat memiliki usia pakai yang lebih lama, tetap berfungsi dengan baik, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Perawatan yang terabaikan dapat berdampak negatif pada performa, keamanan, dan nilai perahu, sehingga merugikan pemilik dan membahayakan keselamatan penggunanya.

Biaya

Biaya merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan dan penggunaan perahu fiber untuk budidaya ikan. Biaya meliputi biaya pembelian awal, biaya operasional, dan biaya perawatan. Biaya pembelian awal merupakan investasi awal yang harus dikeluarkan untuk memperoleh perahu fiber. Biaya ini bervariasi tergantung pada ukuran, kapasitas, fitur, dan merk perahu fiber. Biaya operasional meliputi biaya bahan bakar, perawatan mesin, dan perbaikan kerusakan. Biaya bahan bakar merupakan salah satu komponen biaya operasional terbesar, terutama bagi pembudidaya ikan yang sering melakukan perjalanan jauh. Biaya perawatan meliputi biaya pembersihan, pengecatan, dan penggantian suku cadang. Biaya perawatan yang rutin dan tepat dapat memperpanjang usia pakai perahu fiber dan mencegah kerusakan yang lebih besar.

Biaya merupakan komponen penting dari perahu fiber untuk budidaya ikan karena memengaruhi profitabilitas kegiatan budidaya ikan. Pemilihan perahu fiber yang tepat dapat membantu pembudidaya ikan menghemat biaya dan meningkatkan keuntungan. Sebagai contoh, seorang pembudidaya ikan kerapu menggunakan perahu fiber bermesin diesel yang hemat bahan bakar. Hal ini gip menghemat biaya bahan bakar yang merupakan komponen biaya operasional terbesar. Selain itu, pembudidaya ikan tersebut juga melakukan perawatan perahu fiber secara rutin untuk mencegah kerusakan yang lebih besar dan menghemat biaya perbaikan.

Pemahaman tentang biaya perahu fiber untuk budidaya ikan sangat penting bagi pembudidaya ikan untuk membuat keputusan investasi dan operasional yang tepat. Dengan mempertimbangkan biaya secara cermat, pembudidaya ikan dapat memilih perahu fiber yang sesuai dengan kebutuhan dan skala kegiatan budidaya, mengelola biaya operasional secara efektif, dan memaksimalkan keuntungan.

Tanya Jawab Umum

Bagian Tanya Jawab Umum ini berisi pertanyaan dan jawaban yang sering ditanyakan mengenai perahu fiber untuk budidaya ikan. Pertanyaan-pertanyaan ini bertujuan untuk mengklarifikasi informasi penting dan mengantisipasi permasalahan umum yang mungkin dihadapi oleh pembudidaya ikan.

Pertanyaan 1: Apa saja keuntungan menggunakan perahu fiber untuk budidaya ikan?

Jawaban: Perahu fiber menawarkan beberapa keuntungan, antara lain: daya tahan yang tinggi, bobot yang ringan, perawatan yang mudah, dan efisiensi bahan bakar yang baik.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih ukuran perahu fiber yang tepat untuk kegiatan budidaya ikan?

Jawaban: Pemilihan ukuran perahu fiber bergantung pada faktor-faktor, seperti jumlah ikan yang dipelihara, kapasitas muat yang dibutuhkan, dan kondisi perairan tempat budidaya dilakukan.

Pertanyaan 3: Apa saja hal penting yang perlu diperhatikan dalam perawatan perahu fiber untuk budidaya ikan?

Jawaban: Perawatan yang baik sangat penting untuk menjaga performa dan memperpanjang usia pakai perahu fiber. Perawatan meliputi pembersihan rutin, pengecatan ulang secara berkala, pemeriksaan mesin, dan perbaikan kerusakan.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara mengatasi kebocoran pada perahu fiber?

Jawaban: Kebocoran pada perahu fiber dapat diperbaiki dengan menggunakan bahan penambal khusus atau dengan melakukan pen fiberglass pada area yang bocor.

Pertanyaan 5: Apa saja faktor yang memengaruhi biaya perahu fiber untuk budidaya ikan?

Jawaban: Biaya perahu fiber dipengaruhi oleh faktor, seperti ukuran, kapasitas, fitur, merk, dan biaya operasional, seperti bahan bakar dan perawatan.

Pertanyaan 6: Di mana saya dapat membeli perahu fiber untuk budidaya ikan?

Jawaban: Perahu fiber untuk budidaya ikan dapat dibeli melalui dealer perahu, produsen perahu, atau pasar daring.

Kesimpulannya, memahami informasi yang diberikan dalam Tanya Jawab Umum ini sangat penting bagi pembudidaya ikan untuk memilih, menggunakan, dan merawat perahu fiber untuk budidaya ikan secara efektif dan efisien.

Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas jenis-jenis perahu fiber yang tersedia untuk budidaya ikan dan fitur-fitur khusus yang sesuai dengan kebutuhan spesifik kegiatan budidaya ikan.

Tips Penggunaan Perahu Fiber untuk Budidaya Ikan

Bagian ini menyajikan beberapa tips penting untuk membantu pembudidaya ikan menggunakan perahu fiber secara efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keamanan kegiatan budidaya ikan.

Tip 1: Pilih Perahu Fiber yang Sesuai Kebutuhan

Pertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran, kapasitas muat, dan fitur yang diperlukan untuk kegiatan budidaya ikan yang spesifik.

Tip 2: Lakukan Perawatan Rutin

Lakukan pembersihan, pengecatan, pemeriksaan mesin, dan perbaikan kerusakan secara berkala untuk menjaga performa dan memperpanjang usia pakai perahu fiber.

Tip 3: Gunakan Mesin Hemat Bahan Bakar

Pilih mesin perahu yang hemat bahan bakar untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi kegiatan budidaya ikan.

Tip 4: Pastikan Stabilitas Perahu

Distribusikan beban secara merata di seluruh bagian perahu dan pertimbangkan faktor-faktor seperti bentuk lambung dan titik berat untuk menjaga stabilitas perahu.

Tip 5: Gunakan Peralatan Keselamatan

Selalu gunakan jaket pelampung, alat pemadam kebakaran, dan peralatan keselamatan lainnya untuk memastikan keamanan saat menggunakan perahu fiber.

Tip 6: Hindari Benturan Keras

Berhati-hatilah saat mengoperasikan perahu fiber untuk menghindari benturan keras dengan benda lain, seperti keramba atau kapal lain.

Tip 7: Simpan Perahu dengan Benar

Simpan perahu fiber di tempat yang terlindung dari sinar matahari dan hujan untuk mencegah kerusakan pada permukaan dan komponen perahu.

Tip 8: Lakukan Pelatihan Operasional

Pastikan awak kapal terlatih dengan baik dalam mengoperasikan perahu fiber, termasuk prosedur keselamatan dan penanganan darurat.

Dengan mengikuti tips ini, pembudidaya ikan dapat mengoptimalkan penggunaan perahu fiber untuk kegiatan budidaya ikan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas, keamanan, dan profitabilitas kegiatan budidaya ikan.

Pada bagian berikutnya, kita akan membahas solusi inovatif dan teknologi terbaru yang dapat diterapkan pada perahu fiber untuk lebih meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan kegiatan budidaya ikan.

Kesimpulan

Dengan segala keunggulan dan manfaatnya, serta didukung oleh perawatan dan penggunaan yang tepat, perahu fiber menjadi pilihan yang sangat baik untuk kegiatan budidaya ikan. Perahu fiber telah menjadi solusi modern yang efektif dan efisien dalam mendukung keberhasilan usaha budidaya ikan di Indonesia.

Beberapa poin penting yang perlu diingat adalah:

  • Perahu fiber menawarkan ketahanan, bobot ringan, perawatan mudah, dan efisiensi bahan bakar.
  • Pemilihan ukuran, kapasitas, dan fitur perahu fiber harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kegiatan budidaya ikan.
  • Perawatan rutin, seperti pembersihan, pengecatan, dan pemeriksaan mesin, sangat penting untuk menjaga performa dan memperpanjang usia pakai perahu fiber.

Dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut, pembudidaya ikan dapat memaksimalkan pemanfaatan perahu fiber untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan kegiatan budidaya ikan di Indonesia.

Images References :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *